Pages

Rabu, 23 Desember 2015

Billiard dan Impuls-Momentum

   Billiard dan Impuls-Momentum  

Banyak yang belum menyadari bahwa fisika itu terdapat dalam fenomena-fenomena yang ada di dekat kita, bahkan sering kita lakukan. Dalam permainan billiard, permainan yang sudah sering kita tahu, juga terdapat konsep fisika di dalamnya.


Dalam permainan billiard, terdapat bola putih dan bola yang berwarna. Bola yang berwarna merupakan boal target kita dan bola putih merupakan bola yang kita sodok untuk mengenai bola target yang dipilih dan diincar. Dalam permainan ini, kita berusaha untuk memasukan bola ke dalam lubang. Bola yang menjadi target biasanya diam.
Saat bola putih disodok, sebenarnya kita memberikan gaya pada bola. Gaya ini adalah gaya sesaat yang merupakan gaya impulsif. Dengan adanya gaya dari sodokan kita tersebut, bola putih akan bergerak dengan kecepatan tertentu. Gaya yang diperlukan untuk membuat bola tersebut bergerak dalam interval waktu tertentu disebut impuls.

Karena bola bergerak dengan kecepatan tertentu, dan bola juga memiliki massa, maka bola tersebut memiliki momentum. setip benda bermassa yang bergerak dengan kecepatan tertentu pasti memilki momentum. Momentum dapat diartikan sebagai ukuran kesukaran untuk menghentikan suatu benda yang bergerak. Saat bola putih bergerak sebenarnya telah terjadi perubahan momentum, dimana bpla yang tadinya diam (momentum nol) menjadi bergerak dengan kecepatan tertentu akibat disodok atau diberikan impuls. Sehingga dapat dikatakan Impuls adalah perubahan momentum
Setelah bola putih disodok dan diarahkan ke bola target, maka bola putih akan mengenai bola target. Dapat dikatakan bola putih dan bola target mengalami tumbukan. Jika diperhatikan secara cermat, kecepatan bola billiard yang disodok menuju bola billiard target menjadi berkurang setelah kedua bola tersebut bertumbukan. Setelah bola bertumbukan, bola billiard yang mulanya diam menjadi bergerak. Karena massa bola biliard selalu tetap, maka yang mengalami perubahan dalam hal ini adalah kecepatan.

Bola billiard putih yang disodok mengalami pengurangan kecepatan setelah bertumbukan, maka tentu saja momentumnya juga berkurang. Sedangkan bola target mengalami pertambahan kecepatan. Hal ini dapat terjadi karena bola target pada mulanya diam, sehingga momentumnya pasti nol. Setelah bertumbukkan, bola billiard tersebut bergerak. Karena bergerak, maka bola target memiliki momentum..

Pada saat sebelum tumbukan, bola target diam sehingga momentumnya = 0, sedangkan bola putih bergerak dengan kecepatan tertentu; bola putih yang disodok memiliki momentum. Setelah terjadi tumbukan, kecepatan bola putih berkurang; karenanya momentumnya juga berkurang. Sebaliknya, bola target yang pada mulanya diam menjadi bergerak setelah terjadi tumbukan. Karena bergerak maka kita bisa mengatakan bahwa momentum bola target bertambah. Disinilah terjadinya kekekalan momentum yaitu :
“Pada dua benda yang bertumbukan, momentum total sesaat sebelum tumbukan sama dengan momentum total sesaat setelah tumbukan”

Referensi:
Serway dan Jewett, Physics for Scientists and Engineers, 6th edition, 2004

1 komentar:

Slot Togel Casino Bola Online mengatakan...

AYOO SERBUU GAN MUMPUNG GRATIS DAN MURAH
ADU BANTENG, Sabung Ayam, Sportbook, Poker, CEME, CAPSA, DOMINO, Casino
Modal 20 rb, hasilkan jutaan rupiah
Bonus 10% All Games Bolavada || Bonus Cashback 10% All Games Bolavada, Kecuali Poker ||
FREEBET AND FREECHIP 2017 FOR ALL NEW MEMBER !!! Registrasi Sekarang dan Rasakan Sensasi nya!!! ONLY ON : BOLAVADA(dot)com
BBM : D89CC515

bandar judi
agen terpercaya
sabung ayam bangkok

Posting Komentar